Showing posts with label wirausaha. Show all posts
Showing posts with label wirausaha. Show all posts

Sunday, August 25, 2013

Tips Agar Pelanggan Mau Berkunjung Lagi dan Lagi

- 1 comments
Apakah Anda berminat membuka usaha cafe/tempat makan? Selain tentunya makanan dan minuman yang rasanya enak, juga tempat yang bersih dan nyaman. Tentu ada faktor-faktor penunjang yang membuat suatu cafe/tempat makan tidak pernah sepi. Kali ini listbisnis akan membagi tips agar usaha Anda mendapat tempat istimewa di hati dan dompet pelanggan ;)

1. Lokasi
Lokasi usaha yang strategis tentunya sangat menunjang. Misalnya lokasi usaha Anda berada di tempat yang sering dilewati angkutan umum, sehingga mudah di jangkau oleh pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi. Berada di sekitar kampus/sekolah atau daerah yang banyak ditinggali oleh mahasiswa. Secara mahasiswa jaman sekarang lebih suka nongkrong di cafe sambil menunggu waktu kuliah atau mengerjakan tugas.

2. Lahan parkir yang memadai
Ketersediaan lahan parkir juga cukup penting. Jangan sampai usaha yang Anda buka mengganggu lalu lintas sekitar sehingga membuat orang yang berada disekitar tidak nyaman. Begitu juga pengunjung bisa jadi tidak nyaman meninggalkan kendaraannya dan mampir ke cafe Anda.

3. Colokan
Sepele mungkin, tapi mengingat sekarang orang tidak bisa terlepas dari gadget yang digenggamnya. Tidak menutup kemungkinan pelanggan tidak hanya ingin makan saja tapi sekaligus mengerjakan pekerjaannya sambil bersantai di cafe Anda.  Adanya colokan bisa jadi pertimbangan bagi pelanggan untuk mengunjungi cafe Anda. 

4. Wifi
Gadget berkaitan erat dengan istilah "online". Adanya fasilitas wifi menjadi nilai plus bagi cafe Anda. Tapi pastikan koneksi yang Anda sediakan bagus, karena sekalipun Anda menyediakan wifi tetapi koneksi wifi Anda "lelet" akan menjadi nilai minus bagi pelanggan.

5. Free
Siapa sih yang tidak suka gratisan ? Saya pernah makan di tempat makan dimana jika Anda makan ditempat maka Anda dipersilahkan mengambil snack (seperti kerupuk ikan kecil-kecil begitu) sebanyak yang Anda mau. See, meski hanya kerupuk ikan yang jika kita tinjau harga belinya cukup murah, tapi dengan adanya free itu dapat menarik perhatian pengunjung. Kerupuk merupakan makanan khas Indonesia yang mana sangat familiar bagi pelanggan cafe Anda juga tentunya. Bagi mereka snack tersebut dapat dicemil sembari menunggu pesanan atau menjadi teman makan menu utamanya. 

6. Toilet dan Musholah
Toilet merupakan hal yang sangat penting yang harus disediakan. Tidak harus menyediakan toilet yang besar, tapi bersih, penerangan cukup, dan tidak bau. Jangan lupa sediakan tisu di toilet ya. Selanjutnya sediakan juga ruangan untuk dijadikan musholah. Kebersihan musholah juga tetap harus dijaga. Sediakan sajadah dan mukenah yang bersih. 

Coba bayangkan, ketika Anda sediakan fasilitas wifi dan colokan, pelanggan akan betah berada di cafe Anda. Mungkin awalnya mereka hanya sebatas memesan minuman saja, tapi selagi asik dengan gadgetnya pasti ada rasa ingin nyemil juga. Nah, dari yang tadinya hanya memesan minuman seharga Rp 10.000 misalnya, si pelanggan akhirnya pesan lagi makanan yang lain. Tidak selalu harus menyediakan makanan berat, kentang goreng atau nugget stick biasanya jadi pilihan pelanggan ketika bersantai. Memang modal bertambah lebih sedikit untuk menyediakan fasilitas tersebut. Tapi bayangkan feedback yang Anda dapat dari kepuasan pelanggan.

Dengan adanya fasilitas tersebut diatas, usaha yang Anda bangun akan menjadi rekomendasi bagi pelanggan. Ibarat gossip, berita dari mulut ke mulut dapat membantu usaha Anda semakin dikenal orang. Jadi berikan service terbaik untuk pelanggan. Jika pelanggan puas, mereka pasti ingin mengajak keluarga atau rekan-rekan ke tempat Anda. Semakin luas pasaran, semakin berkembang usaha Anda. 

Semoga membantu :)
[Continue reading...]

Sunday, June 23, 2013

Sebagai Pebisnis, Sudahkah Anda Menyusun Skala Prioritas?

- 0 comments
Sebagai Pebisnis, Sudahkah Anda Menyusun Skala Prioritas?


Setiap orang selalu memiliki impian untuk meraih kesuksesan. Demikian juga pelaku wirausaha, mereka menginginkan bisnis yang dijalankan berkembang dengan cepat. Berbagai cara dilakukan untuk meraih kesuksesan, salah satunya dengan menyusun skala prioritas. Untuk mencapai kesuksesan, seseorang harus dapat mengatur waktunya dan menyusun skala prioritas sebaik mungkin. Namun, hal ini dirasa sulit karena dibutuhkan kedisiplinan yang ekstra. Untuk itu inilah beberapa tips bagi anda agar anda dapat meraih kesuksesan dengan menyusun skala prioritas.
Sebagai warausahawan, sebaiknya anda menentukan mana skala prioritas yang paling tinggi. Kalau ditanya mengenai apa keinginan kita maka, pasti jawabannya akan banyak dan berderet. Namun, sebaiknya pilihlah salah satu saja yang paling anda inginkan. Misalnya kita memiliki impian untuk menjual 500 buah produk anda. Maka cobalah untuk membagi 500 buah produk tersebut dalam waktu 12 bulan maka kita akan tahu berapa buah produk yang harus kita jual untuk mewujudkan target tersebut.
Siapkan catatan untuk mencatat aktivitas yang harus kita kerjakan. Catatlah aktivitas yang harus anda kerjakan baik itu harian, mingguan, bulanan, maupun tahunan sehingga kita bisa tahu target apa yang harus dilaksanakan dan target apa yang sudah tercapai. Tugas apa yang sudah selesai dan tugas apa saja yang belum selesai.
Lakukanlah rutinitas secara konsisten. Selain mencatat setiap aktivitas, tentu hal ini harus dijalankan tidak hanya sekedar menjadi catatan saja. Hal ini sangat penting karena untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan konsistensi dan tekad yang kuat, tidak hanya dalam waktu satu atau dua hari saja bisnis kita akan sukses.
Ketika prioritas sudah dicatat dari yang paling tinggi hingga yang paling rendah, maka tugas kita adalah menyelesaikan setiap prioritas yang sudah dicatat. Sebaiknya selesaikan setiap prioritas satu per satu dengan tuntas. Setelah tuntas, barulah kita menyelesaikan prioritas selanjutnya. Kita tidak harus mengikuti perencanaan namun, usahakan agar keputusan yang anda ambil tidak mengganggu aktivitas agar semua dapat selesai tepat pada waktunya.
Pelaku usaha tentunya tak lepas dari godaan. Godaan terberat bagi para pelaku usaha untuk mencapai kesuksesan ialah melalaikan prioritas awal yang sudah mereka tulis dan tentukan. Mereka sering kehilangan fokus dan tergoda melakukan sesuatu diluar prioritas yang telah dicanangkan. Mulai sekarang berusahalah untuk menolak yang bukan menjadi prioritas. Bagi waktu dengan efisien dan usahakan setiap aktivitas yang kita kerjakan masih ada hubungannya dengan tujuan bisnis yang ingin kita capai. (bn)

sumber : www.ciputraentrepreneurship.com
[Continue reading...]

Monday, June 10, 2013

Empat Cara Mengelola Ide

- 0 comments

Tidak sedikit bisnis besar yang bermula dari ide-ide kecil. Tak bisa diduga, ide dapat muncul di mana saja dan dari siapa saja. Kadang ide muncul saat menjelang tidur, atau saat kita duduk santai di beranda rumah. Tidak jarang pula ide diperoleh melalui riset, focus group discussion, atau berbagai pendekatan ilmiah lainnya. Masalah yang muncul kemudian adalah bagaimana kita mengelola ide, terutama yang kita dapat “cuma-cuma”, agar tidak hilang atau terlupa begitu saja.
Berikut adalah beberapa cara yang dirilis Entrepreneur untuk mengelola ide dan mentransformasinya dalam sebuah tindakan nyata. Tentu saja sebuah ide akan percuma jika berupa mimpi yang tidak dapat diwujudkan.
Pertama, diskusikan ide di lokasi yang terpusat. Menciptakan sebuah tempat dengan iklim yang kondusif guna mendorong terciptanya ide sangat penting untuk dilakukan. Usahakan tempat ini memungkinkan orang-orang yang terlibat dapat saling bertukar pikiran dan berbagi feedback.
Kedua, berilah label untuk ide-ide yang berbeda. Hal ini akan memudahkan identifikasi serta tindak lanjut dari ide-ide yang didapat. Misalnya masukan dari konsumen dipilah dari ide-ide yang disampaikan pemasok atau distributor. Kategorisasi label dapat dilakukan sesuai dengan selera atau kebutuhan agar lebih efektif dan memudahkan pemilahan.
Ketiga, pastikan daftar ide diberikan pada orang yang tepat. Jika anda seorang pemimpin di perusahaan anda, pastikan ide-ide pilihan diberikan kepada orang yang tepat. Ide tentang desain mobil yang perlu diubah misalnya, harus disampaikan kepada bagian desainer atau engineer, bukan kepada bagian akunting, demikian pula sebaliknya.
Keempat, perlakukan daftar ide seperti kotak masuk email (inbox). Untuk menjaga ide-ide anda tidak terblokir, segera tindaklanjuti dengan respon yang tepat. Singkirkan ide-ide yang tidak memiliki nilai dan pilihlah yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Beberapa ide mungkin butuh penyesuaian lebih lanjut, sementara ide lain mungkin dapat diimplementasikan dengan segera. Jadi jangan tunggu hingga lupa.

sumber : http://the-marketeers.com
[Continue reading...]

Saturday, June 8, 2013

10 Pertanyaan untuk Menguji Ide Bisnis Anda

- 0 comments


Ide bisnis ada di mana-mana. Tapi, tidak semua ide bisnis bisa dieksekusi dengan baik karena aneka faktor. Sebab itu, ide-ide bisnis tersebut harus lebih dahulu diuji agar dalam penerapannya bisa sukses dan mumpuni. Berikut adalah saduran dari tulisan Jane Porter, kolumnis Entrepreneur.com, yang berisi 10 pertanyaan untuk menguji ide bisnis tersebut.
1. Seperti apakah profil calon pelanggan Anda?
Tidak serta ide bisnis yang menurut Anda baik, juga baik diterapkan untuk customer Anda. Bisa jadi ide bisnis Anda merupakan solusi bagi persoalan Anda, tapi tidak untuk konsumen. Sebab itu, ide itu perlu diuji dengan membuat peta demografi dan psikografi dari customer Anda. Memahami sekaligus mensegmentasi dari pasar yang Anda bidik merupakan langkah fundamental sebelum Anda memulai sebuah bisnis. Sebab itu, kenalilah siapa dulu calon pelanggan Anda.
2. Apa yang menjadi diferensiasi dari bisnis Anda?
Ide-ide bisnis boleh sebagus mungkin. Tapi perlu dipikirkan apa yang menjadi pembeda bisnis Anda, entah produk maupun layanan, dengan bisnis yang sudah ada di pasaran. Kalau tidak ada perbedaan, nantinya Anda akan mengalami kesusahan dalam memasarkannya. Pertanyaan soal diferensiasi bisa dirinci menjadi dua pertaanyaan: apa yang bisa Anda gantikan dengan bisnis Anda dan apa yang bisa Anda lengkapi dengan bisnis Anda tersebut?
3. Bagaimana Anda mendemontrasikannya?
Ide-ide adalah sesuatu yang ada di dunia non fisik. Sebab itu, Anda perlu memiliki kepiawaian untuk menerjemahkan ide-ide tersebut secara fisik. Baik itu dalam bentuk gambar, bagan, skema, maupun strategi untuk mengeksekusikannya. Semakin mudah Anda mendemonstrasikan ide-ide tersebut, semakin mudah Anda menerapkannya dalam praktik.
4. Siapa saja yang akan dijadikan Tim Anda?
Anda perlu menentukan gambarang siapa saja yang bakal Anda rekrut untuk menjadi tim Anda. Tentu saja, pilihan ini dipengaruhi oleh seberapa besar orang-orang yang Anda pilih tersebut mampu menjalankan bisnis Anda.
5. Sumber daya apa saja yang Anda perlukan?
Sama seperti memilih tim, Anda perlu menentukan sumbedaya apa saja yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis Anda. Sebab itu, perlu juga diperhitungkan berapa bujet untuk mengadakan sumberdaya tersebut.
6. Perhitungkan berapa lama bisnis, bisa produk maupun layanan, Anda bisa hidup (punya lifetime) di pasar?
Perhitungan ini sangat penting agar strategi yang Anda terapkan untuk membesarkan produk dan layanan bisa tepat guna. Patut dipertimbangkan seberapa lama life time dari produk maupun layanan tersebut.
7. Seperti apa prediksi penjualan Anda ke depan?
Anda perlu memetakan pertumbuhan bisnis ke depannya. Seperti target penjualan dari tahun ke tahun. Dengan demikian, Anda bisa memetakan kapan bisnis Anda sudah bisa balik modal, meraup untuk, dan melakukan pengembangan bisnis.
8. Seberapa besar potensi pertumbuhan dari ide bisnis Anda?
Pikirkan seberapa besar ide bisnis Anda ini akhirnya bisa bertemu dengan ekspektasi Anda. Buatlah simulasi pertumbuhan bisnis Anda dan tentukan apa saja yang Anda perlukan untuk menggapai pertumbuhan tersebut.
9. Apakah Anda memiliki kemampuan mengeksekusi ide bisnis Anda?
Memiliki ide bisnis dengan membuat ide bisnis itu menjadi kenyataan adalah dua hal yang sangat berbeda. Jujurlah pada diri sendiri pada kemampuan yang Anda miliki untuk mengeksekusi ide tersebut menjadi kenyataan. Pada prinsipnya, pikirkan kekuatan Anda untuk mengeksekusi ide tersebut. Jangan sampai karena nafsu besar dan tidak diimbangi dengan keterampilan yang memadahi membuat bisnis Anda menjadi berantakan dan berujung rugi.
10. Bisakah Anda menjalankan bisnis Anda dalam dua tahun ke depan?
Waktu ideal ujian untuk bisnis yang baik adalah dua tahun pertama. Dua tahun pertama akan menentukan bisnis Anda. Sebab itu, tentukan apa saja yang membuat Anda mampu menjalankan bisnis Anda selama dua tahun pertama.

sumber : http://the-marketeers.com
[Continue reading...]

Wednesday, June 5, 2013

Ciputra : Universitas Jangan Hanya Cetak Pengangguran

- 0 comments

Tokoh entrepreneurship yang juga sekaligus taipan properti Indonesia, Dr (Hc) Ir Ciputra mengaku prihatin atas sebagian universitas di Indonesia yang belum mampu mencetak wirausahawan handal. Selama ini, sebagian universitas di Indonesia terbukti belum mampu mencetak tenaga kerja yang tahan banting, namun malah banyak meluluskan sarjana-sarjana yang tidak bisa berbicara banyak di sektor tenaga kerja.

"Kita punya lebih dari 3.000 universitas, tapi lulusannya malah menambah pengangguran. Padahal, keberhasilan program wirausaha ini akan memberi kontribusi besar terhadap sektor perekonomian," katanya kepada Redaksi Ciputra News, usai kunjungan pengusaha properti Singapura di Ciputra World Jakarta, Rabu sore.

Menurut dia, sektor pendidikan mendesak dibenahi bagi pengusaha properti tersebut lantaran selama ini selalu gagal mendidik sumber daya manusia Indonesia untuk memiliki integritas dan semangat berkreasi.

Dia mengaku punya dua strategi mendidik wirausahawan baru bila benar-benar diberi anggaran. Pertama menggunakan pembelajaran berbasis on-line untuk pendidikan entrepreneurship secara gratis. Bahkan materi ini harus diberikan kepada masyarakat sejak dini. "Entrepreneurship harus diajarkan sejak taman kanak-kanak," tuturnya.

Kedua, Dr (Hc) Ir Ciputra berhasrat menjadikan semua cabang bank di seluruh nusantara sebagai pusat pelatihan pengusaha muda dengan mengundang pengusaha yang sudah berpengalaman.

"Dua ratus pengusaha melatih 2000 mahasiswa. Dua hari teori, sehari praktik, teori lagi, begitu seterusnya. Inilah pemecahan untuk bangsa Indonesia," tegasnya.

sumber : www.eciputra.com
[Continue reading...]
 
Copyright © . Blog | List Bisnis Indonesia - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger