Showing posts with label enterpreuner. Show all posts
Showing posts with label enterpreuner. Show all posts

Sunday, August 25, 2013

Tips Agar Pelanggan Mau Berkunjung Lagi dan Lagi

- 1 comments
Apakah Anda berminat membuka usaha cafe/tempat makan? Selain tentunya makanan dan minuman yang rasanya enak, juga tempat yang bersih dan nyaman. Tentu ada faktor-faktor penunjang yang membuat suatu cafe/tempat makan tidak pernah sepi. Kali ini listbisnis akan membagi tips agar usaha Anda mendapat tempat istimewa di hati dan dompet pelanggan ;)

1. Lokasi
Lokasi usaha yang strategis tentunya sangat menunjang. Misalnya lokasi usaha Anda berada di tempat yang sering dilewati angkutan umum, sehingga mudah di jangkau oleh pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi. Berada di sekitar kampus/sekolah atau daerah yang banyak ditinggali oleh mahasiswa. Secara mahasiswa jaman sekarang lebih suka nongkrong di cafe sambil menunggu waktu kuliah atau mengerjakan tugas.

2. Lahan parkir yang memadai
Ketersediaan lahan parkir juga cukup penting. Jangan sampai usaha yang Anda buka mengganggu lalu lintas sekitar sehingga membuat orang yang berada disekitar tidak nyaman. Begitu juga pengunjung bisa jadi tidak nyaman meninggalkan kendaraannya dan mampir ke cafe Anda.

3. Colokan
Sepele mungkin, tapi mengingat sekarang orang tidak bisa terlepas dari gadget yang digenggamnya. Tidak menutup kemungkinan pelanggan tidak hanya ingin makan saja tapi sekaligus mengerjakan pekerjaannya sambil bersantai di cafe Anda.  Adanya colokan bisa jadi pertimbangan bagi pelanggan untuk mengunjungi cafe Anda. 

4. Wifi
Gadget berkaitan erat dengan istilah "online". Adanya fasilitas wifi menjadi nilai plus bagi cafe Anda. Tapi pastikan koneksi yang Anda sediakan bagus, karena sekalipun Anda menyediakan wifi tetapi koneksi wifi Anda "lelet" akan menjadi nilai minus bagi pelanggan.

5. Free
Siapa sih yang tidak suka gratisan ? Saya pernah makan di tempat makan dimana jika Anda makan ditempat maka Anda dipersilahkan mengambil snack (seperti kerupuk ikan kecil-kecil begitu) sebanyak yang Anda mau. See, meski hanya kerupuk ikan yang jika kita tinjau harga belinya cukup murah, tapi dengan adanya free itu dapat menarik perhatian pengunjung. Kerupuk merupakan makanan khas Indonesia yang mana sangat familiar bagi pelanggan cafe Anda juga tentunya. Bagi mereka snack tersebut dapat dicemil sembari menunggu pesanan atau menjadi teman makan menu utamanya. 

6. Toilet dan Musholah
Toilet merupakan hal yang sangat penting yang harus disediakan. Tidak harus menyediakan toilet yang besar, tapi bersih, penerangan cukup, dan tidak bau. Jangan lupa sediakan tisu di toilet ya. Selanjutnya sediakan juga ruangan untuk dijadikan musholah. Kebersihan musholah juga tetap harus dijaga. Sediakan sajadah dan mukenah yang bersih. 

Coba bayangkan, ketika Anda sediakan fasilitas wifi dan colokan, pelanggan akan betah berada di cafe Anda. Mungkin awalnya mereka hanya sebatas memesan minuman saja, tapi selagi asik dengan gadgetnya pasti ada rasa ingin nyemil juga. Nah, dari yang tadinya hanya memesan minuman seharga Rp 10.000 misalnya, si pelanggan akhirnya pesan lagi makanan yang lain. Tidak selalu harus menyediakan makanan berat, kentang goreng atau nugget stick biasanya jadi pilihan pelanggan ketika bersantai. Memang modal bertambah lebih sedikit untuk menyediakan fasilitas tersebut. Tapi bayangkan feedback yang Anda dapat dari kepuasan pelanggan.

Dengan adanya fasilitas tersebut diatas, usaha yang Anda bangun akan menjadi rekomendasi bagi pelanggan. Ibarat gossip, berita dari mulut ke mulut dapat membantu usaha Anda semakin dikenal orang. Jadi berikan service terbaik untuk pelanggan. Jika pelanggan puas, mereka pasti ingin mengajak keluarga atau rekan-rekan ke tempat Anda. Semakin luas pasaran, semakin berkembang usaha Anda. 

Semoga membantu :)
[Continue reading...]

Sunday, June 23, 2013

Inilah 10 Tanda Bahwa Anda Memiliki Jiwa Entrepreneur

- 0 comments
Inilah 10 Tanda Bahwa Anda Memiliki Jiwa Entrepreneur

Banyak sekali artikel yang menulis mengenai entrepreneurship dan menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menjadi seorang entrepreneur.  Mereka pada umumnya mengatakan bahwa entrepreneur yang sukses adalah mereka yang mempunyai jiwa pekerja keras, tekun, memiliki keyakinan yang kuat dan juga disiplin.
Hal itu memang benar, namun selain faktor tersebut, seorang yang memiliki jiwa entrepreneur juga dapat dilihat dari tanda-tanda tertentu yang terjadi dalam diri mereka.
Orang-orang sukses seperti Henry Ford, Oprah, dan juga Steve Jobs tidak hanya mencapai kesuksesan mereka hanya dengan ketekunan, namun ada kondisi tertentu yang membuat mereka menjadi sukses sekarang ini.
Berikut ini akan kami berikan 10 tanda-tanda yang dapat anda rasakan dan memperlihatkan bahwa anda adalah seorang calon entrepreneur yang sukses:

1. Benci Terhadap Ketidakjelasan

Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai sesuatu hal yang anda kerjakan, dan mengapa anda melakukan hal tersebut. Anda mungkin tidak akan melakukan sebuah pekerjaan jika tidak mendapat penjelasan tentang apa yang akan kerjakan. Anda bukanlah robot yang hanya disuruh-suruh untuk melakukan sesuatu hal tanpa mengetahui alasan dibalik mengapa anda harus melakukan hal tersebut. Jika anda bukan robot maka anda adalah seorang entrepreneur.

2. Mudah Bosan

Anda merasa bahwa diri anda mudah bosan terhadap sesuatu yang anda kerjakan, dan membuat anda merasa bahwa itu adalah sebuah masalah. Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda merasa bosan dengan aktivitas yang tidak menantang bagi anda dan hanya melakukan aktifitas yang sama setiap waktu. Inilah alasan Bill Gates drop out dari kuliah dan memilih untuk mengembangkan Windows, karena dia mudah bosan.

3. Dipecat dari Pekerjaan

Anda dipecat dari pekerjaan anda karena anda terlalu kreatif dan merasa ingin melakukan sebuah perubahan bagi diri anda sendiri dan bagi orang lain. Dengan terbebasnya anda dari pekerjaan anda yang  melarang anda untuk kreatif, maka anda dapat mengubah kreativitas anda tersebut dengan menjadi seorang entrepreneur.

4. Dicap sebagai Pemberontak

Anda ingin melakukan sebuah perubahan namun anda malah dituduh sebagai pemberontak dalam perusahaan tempat dimana anda bekerja. Keluarlah dari pekerjaan anda, wujudkan ide anda tersebut, dan tunjukan kepada mereka bahwa pemberontakan anda mampu membuat anda menjadi seorang entrepreneur sukses.

5. Siap untuk Membuat Sesuatu Menjadi Lebih Baik

Anda selalu melihat bahwa diri anda mampu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda selalu ingin memberikan pendapat anda kepada orang lain untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

6. Masa Muda Anda Penuh Intimidasi

Anda mungkin sering dikritik dan bahkan diintimidasi saat anda masih kecil atau remaja. Mungkin inilah waktu bagi anda bahwa anda mampu berbuat lebih dari apa yang mereka katakan dan menunjukan kekuatan anda yang sebenarnya.

7. Obsesif

Anda adalah orang yang obsesif karena anda sulit untuk melepaskan sesuatu yang telah anda mulai. Jangan biarkan orang lain meyakinkan anda bahwa ini adalah sebuah kegagalan yang akan membuat hidup anda menderita. Semua entrepreneur sukses selalu ketagihan dan tenggelam dalam sesuatu yang telah mereka mulai. Howard Schultz sangat obsesif dengan Starbucks yang dia mulai, walaupun semua keluarganya menentang dia untuk mengembangkan Starbucks.

8. Takut untuk Bertindak Sendirian

Jiwa entrepreneur di dalam diri anda takut untuk keluar dan menunjukan dirinya jika anda tidak berani untuk memulainya. Anda mungkin takut untuk mengambil resiko untuk menjadi entrepreneur karena terlalu beresiko. Jika anda takut, maka tidak dapat menunjukan sisi entrepreneur anda, dan justru akan mematikan jiwa tersebut. Anda pun baru akan menyesal dikemudian hari karena ketakutan ini.

9. Dihantui dengan Mimpi Anda

Anda mempunyai ide namun anda takut untuk melakukan. Perlu diketahui bahwa ide tersebut tidak akan pernah hilang, dan akan menghantui anda. Bahkan bisa saja ide tersebut mengganggu fokus anda dalam pekerjaan anda. Anda tinggal memilih, mewujudkannya atau malah mematikan ide tersebut.

10. Tidak Suka Sesuatu yang Biasa

Anda tidak suka dengan hal yang biasa saja. Anda tidak suka menjadi orang normal. Entrepreneur sukses diluar sana adalah orang-orang yang tidak suka menjadi orang normal, karena mereka memilih untuk mengorbankan seluruh hidupnya untuk mewujudkan ide gila mereka.

Adakah tanda-tanda tersebut dalam diri Anda?
sumber : hot.yukbisnis.com
[Continue reading...]

Monday, June 10, 2013

Tips Untuk Negosiasi

- 0 comments


Negosiasi adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak-pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan. Menurut kamus Oxford, negosiasi adalah suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal.
Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi.Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. (Wikipedia)
Dalam berbisnis, negosiasi adalah salah satu skill penting yang harus Anda kuasai. Berdasarkan riset psikologi,Open Forum membuat sebuah infografik mengenai 5 tips untuk memenangkan negosiasi yang ditulis oleh Vivian Giang.
Kesimpulannya, yang harus selalu Anda ingat dalam bernegosiasi adalah:
  1. Fokus pada 5 menit pertama negosiasi Anda.
  2. Selalu mulai dari titik lebih tinggi daripada yang Anda inginkan.
  3. Mulailah berargumen terlebih dahulu.
  4. Minumlah kopi. Konon, semakin banyak kafein yang Anda konsumsi, semakin stabil Anda dalam bernegosiasi.
  5. Yakinkan pihak lawan bahwa waktu akan segera habis.
Bagaimana tips negosiasi yang baik untuk Anda? Share pendapat Anda melalui komentar :D.
sumber : http://hot.yukbisnis.com/


[Continue reading...]

Sunday, June 9, 2013

who are the real robbers here?

- 0 comments


During a robbery in Guangzhou, China, the bank robber shouted to everyone in the bank: "Don't move. The money belongs to the State. Your life belongs to you."

Everyone in the bank laid down quietly. This is called "Mind Changing Concept” Changing the conventional way of thinking.

When a lady lay on the table provocatively, the robber shouted at her: "Please be civilized! This is a robbery and not a rape!"

This is called "Being Professional” Focus only on what you are trained to do!

When the bank robbers returned home, the younger robber (MBA-trained) told the older robber (who has only completed Year 6 in primary school): "Big brother, let's count how much we got."

The older robber rebutted and said: "You are very stupid. There is so much money it will take us a long time to count. Tonight, the TV news will tell us how much we robbed from the bank!"

This is called "Experience.” Nowadays, experience is more important than paper qualifications!

After the robbers had left, the bank manager told the bank supervisor to call the police quickly. But the supervisor said to him: "Wait! Let us take out $10 million from the bank for ourselves and add it to the $70 million that we have previously embezzled from the bank”.

This is called "Swim with the tide.” Converting an unfavorable situation to your advantage!

The supervisor says: "It will be good if there is a robbery every month."

This is called "Killing Boredom.” Personal Happiness is more important than your job.

The next day, the TV news reported that $100 million was taken from the bank. The robbers counted and counted and counted, but they could only count $20 million. The robbers were very angry and complained: "We risked our lives and only took $20 million. The bank manager took $80 million with a snap of his fingers. It looks like it is better to be educated than to be a thief!"

This is called "Knowledge is worth as much as gold!"

The bank manager was smiling and happy because his losses in the share market are now covered by this robbery.

This is called "Seizing the opportunity.” Daring to take risks!

So who are the real robbers here?

credits to: Khoo Kheng-Hor
[Continue reading...]

Saturday, June 8, 2013

10 Pertanyaan untuk Menguji Ide Bisnis Anda

- 0 comments


Ide bisnis ada di mana-mana. Tapi, tidak semua ide bisnis bisa dieksekusi dengan baik karena aneka faktor. Sebab itu, ide-ide bisnis tersebut harus lebih dahulu diuji agar dalam penerapannya bisa sukses dan mumpuni. Berikut adalah saduran dari tulisan Jane Porter, kolumnis Entrepreneur.com, yang berisi 10 pertanyaan untuk menguji ide bisnis tersebut.
1. Seperti apakah profil calon pelanggan Anda?
Tidak serta ide bisnis yang menurut Anda baik, juga baik diterapkan untuk customer Anda. Bisa jadi ide bisnis Anda merupakan solusi bagi persoalan Anda, tapi tidak untuk konsumen. Sebab itu, ide itu perlu diuji dengan membuat peta demografi dan psikografi dari customer Anda. Memahami sekaligus mensegmentasi dari pasar yang Anda bidik merupakan langkah fundamental sebelum Anda memulai sebuah bisnis. Sebab itu, kenalilah siapa dulu calon pelanggan Anda.
2. Apa yang menjadi diferensiasi dari bisnis Anda?
Ide-ide bisnis boleh sebagus mungkin. Tapi perlu dipikirkan apa yang menjadi pembeda bisnis Anda, entah produk maupun layanan, dengan bisnis yang sudah ada di pasaran. Kalau tidak ada perbedaan, nantinya Anda akan mengalami kesusahan dalam memasarkannya. Pertanyaan soal diferensiasi bisa dirinci menjadi dua pertaanyaan: apa yang bisa Anda gantikan dengan bisnis Anda dan apa yang bisa Anda lengkapi dengan bisnis Anda tersebut?
3. Bagaimana Anda mendemontrasikannya?
Ide-ide adalah sesuatu yang ada di dunia non fisik. Sebab itu, Anda perlu memiliki kepiawaian untuk menerjemahkan ide-ide tersebut secara fisik. Baik itu dalam bentuk gambar, bagan, skema, maupun strategi untuk mengeksekusikannya. Semakin mudah Anda mendemonstrasikan ide-ide tersebut, semakin mudah Anda menerapkannya dalam praktik.
4. Siapa saja yang akan dijadikan Tim Anda?
Anda perlu menentukan gambarang siapa saja yang bakal Anda rekrut untuk menjadi tim Anda. Tentu saja, pilihan ini dipengaruhi oleh seberapa besar orang-orang yang Anda pilih tersebut mampu menjalankan bisnis Anda.
5. Sumber daya apa saja yang Anda perlukan?
Sama seperti memilih tim, Anda perlu menentukan sumbedaya apa saja yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis Anda. Sebab itu, perlu juga diperhitungkan berapa bujet untuk mengadakan sumberdaya tersebut.
6. Perhitungkan berapa lama bisnis, bisa produk maupun layanan, Anda bisa hidup (punya lifetime) di pasar?
Perhitungan ini sangat penting agar strategi yang Anda terapkan untuk membesarkan produk dan layanan bisa tepat guna. Patut dipertimbangkan seberapa lama life time dari produk maupun layanan tersebut.
7. Seperti apa prediksi penjualan Anda ke depan?
Anda perlu memetakan pertumbuhan bisnis ke depannya. Seperti target penjualan dari tahun ke tahun. Dengan demikian, Anda bisa memetakan kapan bisnis Anda sudah bisa balik modal, meraup untuk, dan melakukan pengembangan bisnis.
8. Seberapa besar potensi pertumbuhan dari ide bisnis Anda?
Pikirkan seberapa besar ide bisnis Anda ini akhirnya bisa bertemu dengan ekspektasi Anda. Buatlah simulasi pertumbuhan bisnis Anda dan tentukan apa saja yang Anda perlukan untuk menggapai pertumbuhan tersebut.
9. Apakah Anda memiliki kemampuan mengeksekusi ide bisnis Anda?
Memiliki ide bisnis dengan membuat ide bisnis itu menjadi kenyataan adalah dua hal yang sangat berbeda. Jujurlah pada diri sendiri pada kemampuan yang Anda miliki untuk mengeksekusi ide tersebut menjadi kenyataan. Pada prinsipnya, pikirkan kekuatan Anda untuk mengeksekusi ide tersebut. Jangan sampai karena nafsu besar dan tidak diimbangi dengan keterampilan yang memadahi membuat bisnis Anda menjadi berantakan dan berujung rugi.
10. Bisakah Anda menjalankan bisnis Anda dalam dua tahun ke depan?
Waktu ideal ujian untuk bisnis yang baik adalah dua tahun pertama. Dua tahun pertama akan menentukan bisnis Anda. Sebab itu, tentukan apa saja yang membuat Anda mampu menjalankan bisnis Anda selama dua tahun pertama.

sumber : http://the-marketeers.com
[Continue reading...]

Bersama Telkom, CT Corp Jadi Juragan Baru Telkom Vision

- 0 comments

Demi memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain TV berbayar (Pay TV), Telkom Group menggandeng CT Corp sebagai mitra strategis untuk memperkuat Telkom Vision.
Melalui kerjasama itu, CT Corp dan Telkom akan menjadi pemegang saham bersama di  Telkom Vision. Kedua perusahaan itu pun berharap, kerjasama ini bisa memperkuat bisnis Pay TV Telkom Vision.
“Telkom Vision memiliki posisi yang unik dan memiliki kesempatan yang baik di masa depan. Melalui kerjasama ini, CT Corp bisa melakukan sinergi yang baik sehingga Telkom Vision bisa mendapatkan potensi terbaiknya. Dalam kerjasama ini, Telkom Group akan menjadi penyedia infrastruktur dan CT Corps akan menjadi penyedia konten,” kata Chairul Tanjung, Chairman CT Corp.
Ya, industri Pay TV di Indonesia memang belum bersinar. Maklum, menurut daya Media Partners Asia, penetrasi Pay TV di Indonesia hanya mencapai 7%. Bandingkan dengan India atau Singapura yang telah memiliki penetrasi masing-masing 83% dan 81%.
Arief Yahya, President Direktur PT Telkom Indonesia Tbk menambahkan, kerjasama ini diharapkan bisa memberikan nilai bagi para pelanggan Telkom Vision. Adapun Morgan Stanley ditunjuk sebagai penasihat keuangan untuk transaksi ini.

sumber : http://the-marketeers.com

[Continue reading...]

Friday, June 7, 2013

7 Jenis Entrepreneur Kecil Dan Menengah. Yang Manakah Anda?

- 0 comments

Setiap Entrepreneur pasti memiliki caranya masing-masing dalam mengelola bisnisnya. Tidak semua orang memiliki kesamaan, bahkan banyak yang bertolak belakang.
Kita semua tahu bahwa seorang Entrepreneur bisnis kecil hingga menengah adalah seorang pemimpin dan seorang pengambil risiko. Ada sebuah riset dari Deluxe Corporation, sebuah perusahaan marketing, ditemukan bahwa para pemilik bisnis kecil sampai menengah memiliki beberapa perbedaan yang membuat mereka mempunyai ciri khas masing-masing, termasuk kemampuan untuk memimpin dan menginspirasi orang lain.
Dikutip dari Business News Daily (17/5), riset ini kemudian mengidentifikasi para Entrepreneur bisnis kecil hingga menengah menjadi tujuh klasifikasi:
1. Bekerja Sepenuh Hati
Tipe ini adalah untuk mereka yang bekerja hanya dengan satu alasan: mereka bekerja hanya untuk passion mereka dan mereka ingin membagi apa yang ia rasakan dengan orang lain
2. Tahap Kedua Dalam Karirnya
Tipe ini mengklasifikasikan kepada orang-orang yang baru berhenti bekerja untuk mengambil risiko dalam berbisnis sendiri
3. Penuh Percaya Diri
Ini adalah tipe Entrepreneur yang berani mengambil risiko dan penuh percaya diri dalam bisnisnya. Mereka menikmati jalan hidup yang dipilihnya dan sangat berhasrat dalam hidup yang dijalaninya.
4. Yakin Dengan Pilihannya
Tipe Entrepreneur ini adalah tipe mereka yang berbisnis untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Biasanya mereka mengontrol jadwal hingga segala macam perhitungan mereka sendiri. Riset ini menunjukkan bahwa wanita adalah jenis kelamin yang lebih banyak berada di klasifikasi ini dibandingkan pria.
5. Perusahaan Keluarga
Entrepreneur yang berada di klasifikasi ini adalah tipe penganut tradisi. Biasanya mereka mewarisi bisnisnya kepada keluarga agar usahanya semakin berkembang dan keluarganya semakin sejahtera.
6. Si Pandai Menganalisa Peluang
Para Entrepreneur di sini adalah mereka yang memulai bisnisnya dengan melihat visi dan kesempatan dan mereka ingin menguasai pasar tersebut. Riset ini mengatakan bahwa pria memiliki lebih banyak persentase dibandingkan wanita dalam klasifikasi ini, karena pria percaya bahwa mereka dapat melakukan bisnis ini lebih baik daripada kompetitornya dan yang paling penting, pria lebih menginginkan memiliki bisnis mereka sendiri.
7. Si Tidak Ingin Bekerja Dengan Orang Lain
Tipe Entprepreneur dalam klasifikasi ini adalah mereka yang memiliki banyak pengalaman dalam pekerjaan profesional tetapi mereka meninggalkan perusahaannya hanya karena satu alasan: mereka ingin menjadi bos. Lebih dari setengah responden riset ini mengatakan bahwa mereka selalu ingin bekerja untuk diri mereka sendiri dan tidak ingin berada di bawah pengaruh orang lain.
Dari ke tujuh klasifikasi Entrepreneur bisnis kecil hingga menengah, termasuk dalam klasifikasi yang manakah Anda? Berikan jawaban Anda pada kolom di bawah ini.
sumber : http://the-marketeers.com/
[Continue reading...]

Wednesday, June 5, 2013

Ciputra : Universitas Jangan Hanya Cetak Pengangguran

- 0 comments

Tokoh entrepreneurship yang juga sekaligus taipan properti Indonesia, Dr (Hc) Ir Ciputra mengaku prihatin atas sebagian universitas di Indonesia yang belum mampu mencetak wirausahawan handal. Selama ini, sebagian universitas di Indonesia terbukti belum mampu mencetak tenaga kerja yang tahan banting, namun malah banyak meluluskan sarjana-sarjana yang tidak bisa berbicara banyak di sektor tenaga kerja.

"Kita punya lebih dari 3.000 universitas, tapi lulusannya malah menambah pengangguran. Padahal, keberhasilan program wirausaha ini akan memberi kontribusi besar terhadap sektor perekonomian," katanya kepada Redaksi Ciputra News, usai kunjungan pengusaha properti Singapura di Ciputra World Jakarta, Rabu sore.

Menurut dia, sektor pendidikan mendesak dibenahi bagi pengusaha properti tersebut lantaran selama ini selalu gagal mendidik sumber daya manusia Indonesia untuk memiliki integritas dan semangat berkreasi.

Dia mengaku punya dua strategi mendidik wirausahawan baru bila benar-benar diberi anggaran. Pertama menggunakan pembelajaran berbasis on-line untuk pendidikan entrepreneurship secara gratis. Bahkan materi ini harus diberikan kepada masyarakat sejak dini. "Entrepreneurship harus diajarkan sejak taman kanak-kanak," tuturnya.

Kedua, Dr (Hc) Ir Ciputra berhasrat menjadikan semua cabang bank di seluruh nusantara sebagai pusat pelatihan pengusaha muda dengan mengundang pengusaha yang sudah berpengalaman.

"Dua ratus pengusaha melatih 2000 mahasiswa. Dua hari teori, sehari praktik, teori lagi, begitu seterusnya. Inilah pemecahan untuk bangsa Indonesia," tegasnya.

sumber : www.eciputra.com
[Continue reading...]
 
Copyright © . Blog | List Bisnis Indonesia - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger