Showing posts with label tips keuangan. Show all posts
Showing posts with label tips keuangan. Show all posts

Saturday, June 8, 2013

Tips Mengelola Keuangan Bagi Entrepreneur

- 0 comments


Menjalani bisnis agar menuju kesuksesan membutuhkan lebih dari ide yang brilian. Jika Anda memiliki ide brilian namun di tengah perjalanan bisnis, Anda tidak dapat mengelola keuangan Anda, maka Anda akan bangkrut. Anda membutuhkan keahlian dalam mengelola keuangan untuk menuju kesuksesan.
Untuk membantu Anda, Tope Ganiyah Fajingbesi, penulis buku “What Color is Your Money? Your Personalized Roadmap to Business Success” memberikan lima tips untuk pemilik bisnis dalam mengelola keuangannya:
1. Pahami Hubungan Anda Dengan Uang Anda
Sebaiknya Anda menganalisa bagaimana perilaku dan karakter Anda untuk mengerti apa kelebihan dan kelemahan Anda ketika mengelola keuangan. Tope mengatakan bahwa ia melihat banyak orang kaya yang semakin kaya dengan bersikap sederhana. Kebalikannya, banyak orang miskin yang semakin miskin karena ia bersikap layaknya orang kaya. Anda harus mengerti bagaimana memaksimalkan kelebihan Anda dan bagaimana mengatasi kekurangan Anda.
2. Pahami Bagaimana Pasangan Anda Mengelola Uang
Anda harus memperhatikan hal ini. Hubungan Anda dengan pasangan hidup Anda mempunyai pengaruh besar dengan keadaan finansial Anda, baik sukses maupun berantakan. Jika ia mengelola uang dengan baik, pelajarilah ilmunya. Jika ia tidak baik dalam mengelola uang, maka ajarilah cara yang benar. Maka dari itu tidaklah heran jika uang adalah salah satu penyebab konflik dalam sebuah hubungan.
3. Mempunyai Tujuan Yang Jelas
Anda tidak mungkin masuk ke dalam mobil tanpa tujuan ingin pergi ke mana. Anda juga tidak mungkin pergi ke tempat yang Anda tidak familiar tanpa mengetahui petunjuk menuju tempat tersebut. Anda pun harus seperti itu dalam berbisnis. Anda harus mengetahui ke mana uang Anda akan menuju. Alokasikan dana-dana Anda dengan tepat sesuai anggaran yang telah ditentukan.
4. Jangan Salah Cara Berhemat
Ketika keuangan bisnis Anda mulai menipis, Anda tetap harus mengeluarkan uang demi operasional bisnis Anda. Kemudian terbesit pikiran bahwa dengan membeli eceran akan dapat menekan pengeluaran operasional Anda. Pemikiran tersebut salah! Dengan membeli eceran, maka harga yang harus Anda keluarkan semakin bertambah. Pikirkan selisih harga yang dapat Anda kurangi dengan membeli secara grosir. Hindari juga pembelian secara impulsif yang dapat merusak neraca bisnis Anda.
5. Selalu Menghargai Diri Anda
Anda sudah bekerja dengan keras, jadi Anda patut mendapatkan apa yang perlu Anda dapatkan. Bukan berarti Anda harus selalu bersenang-senang. Dengan menabung, maka Anda menghargai diri Anda. Dengan menabung, maka Anda dapat menyeimbangkan pengeluaran pribadi Anda dengan rencana masa depan Anda. Tabungan ini juga berguna sebagai dana darurat jika sewaktu-waktu bisnis Anda membutuhkan suntikan dana segar untuk kembali beroperasi.

sumber : the-marketers.com
[Continue reading...]

Friday, June 7, 2013

[tips] Tetaplah Hemat Saat Banyak Uang

- 0 comments


Ketika ada uang dalam jumlah besar masuk ke rekening tabungan – misalnya bonus atau komisi, banyak orang yang akan tergoda untuk menggunakan uang tersebut untuk apapun kecuali masa depan mereka.

Awalnya membeli mobil , perhiasan, gadget, untuk diri sendiri, lalu ketika uang masih banyak di tabungan, berkembang menjadi membelikan hadiah mahal untuk orang lain yang kita anggap berjasa. Akhirnya adalah uang dihabiskan seolah-olah membalas dendam atas segala sesuatu yang dahulu tak terbeli.

Kenyataannya, menyimpan uang dalam jumlah besar di tabungan sangat tidak disarankan, karena akan sangat menggoda untuk digunakan. Itu karena uang di tabungan sangat mudah diambil.

Nah, agar Anda tidak mengalami hal serupa, coba lakukan tip berikut ini:

Buat pola. Ciptakan sebuah pola penempatan uang yang berlaku dalam kondisi apa saja. Misalnya, ketika Anda menerima gaji dari kantor, otomatis 10 persen masuk ke tabungan pendidikan anak, 10 persen untuk tabungan pensiun, 20 persen masuk ke dana darurat, dan 60 persen sisanya untuk pengeluaran rutin bulanan. Nah, begitu Anda menerima bonus, berlakukan juga pola tersebut. Masih ada sisa 60 persen – yang pada pola rutin seharusnya untuk pengeluaran rutin? Ulang lagi pola tersebut, sampai akhirnya hanya tersisa 20 persen yang boleh Anda hambur-hamburkan sebagai “hadiah” untuk diri Anda sendiri.

Anggap uang hilang. Seberapa penting Anda memandang masa depan, adalah dasar dari ide ini. Kalau masa depan sangat penting bagi Anda, melebihi kecintaan Anda pada masa kini, begitu uang datang, langsung masukan ke tabungan pensiun. Pundi-pundi yang tercetak di buku tabungan pensiun Anda sudah cukup membuat Anda mengembangkan senyum sangat lebar dan memberi kepuasan batin. Kalau Anda tidak mau repot, berikan nomor rekening tabungan pensiun kepada bagian keuangan di kantor, untuk mentransfer bonus Anda. Semakin sedikit sentuhan Anda pada uang, semakin kecil pula keinginan untuk menggunakannya.

Gunakan untuk berinvestasi . Eits, jangan jenis investasi yang tahu-tahu muncul entah dari antah berantah, melainkan jenis investasi yang sudah Anda jalankan selama ini dan terbukti memberi hasil yang cukup signifikan. Sebut saja reksadana atau saham, atau kalau mencukupi, properti. Anda tetap dapat menikmati uang besar hasil kerja Anda tersebut dari profit yang dihasilkan oleh investasi-investasi tersebut. (bn)

sumber : www.eciputra.com
[Continue reading...]
 
Copyright © . Blog | List Bisnis Indonesia - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger