Showing posts with label jenis enterpreuner. Show all posts
Showing posts with label jenis enterpreuner. Show all posts

Sunday, June 23, 2013

Inilah 10 Tanda Bahwa Anda Memiliki Jiwa Entrepreneur

- 0 comments
Inilah 10 Tanda Bahwa Anda Memiliki Jiwa Entrepreneur

Banyak sekali artikel yang menulis mengenai entrepreneurship dan menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menjadi seorang entrepreneur.  Mereka pada umumnya mengatakan bahwa entrepreneur yang sukses adalah mereka yang mempunyai jiwa pekerja keras, tekun, memiliki keyakinan yang kuat dan juga disiplin.
Hal itu memang benar, namun selain faktor tersebut, seorang yang memiliki jiwa entrepreneur juga dapat dilihat dari tanda-tanda tertentu yang terjadi dalam diri mereka.
Orang-orang sukses seperti Henry Ford, Oprah, dan juga Steve Jobs tidak hanya mencapai kesuksesan mereka hanya dengan ketekunan, namun ada kondisi tertentu yang membuat mereka menjadi sukses sekarang ini.
Berikut ini akan kami berikan 10 tanda-tanda yang dapat anda rasakan dan memperlihatkan bahwa anda adalah seorang calon entrepreneur yang sukses:

1. Benci Terhadap Ketidakjelasan

Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai sesuatu hal yang anda kerjakan, dan mengapa anda melakukan hal tersebut. Anda mungkin tidak akan melakukan sebuah pekerjaan jika tidak mendapat penjelasan tentang apa yang akan kerjakan. Anda bukanlah robot yang hanya disuruh-suruh untuk melakukan sesuatu hal tanpa mengetahui alasan dibalik mengapa anda harus melakukan hal tersebut. Jika anda bukan robot maka anda adalah seorang entrepreneur.

2. Mudah Bosan

Anda merasa bahwa diri anda mudah bosan terhadap sesuatu yang anda kerjakan, dan membuat anda merasa bahwa itu adalah sebuah masalah. Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda merasa bosan dengan aktivitas yang tidak menantang bagi anda dan hanya melakukan aktifitas yang sama setiap waktu. Inilah alasan Bill Gates drop out dari kuliah dan memilih untuk mengembangkan Windows, karena dia mudah bosan.

3. Dipecat dari Pekerjaan

Anda dipecat dari pekerjaan anda karena anda terlalu kreatif dan merasa ingin melakukan sebuah perubahan bagi diri anda sendiri dan bagi orang lain. Dengan terbebasnya anda dari pekerjaan anda yang  melarang anda untuk kreatif, maka anda dapat mengubah kreativitas anda tersebut dengan menjadi seorang entrepreneur.

4. Dicap sebagai Pemberontak

Anda ingin melakukan sebuah perubahan namun anda malah dituduh sebagai pemberontak dalam perusahaan tempat dimana anda bekerja. Keluarlah dari pekerjaan anda, wujudkan ide anda tersebut, dan tunjukan kepada mereka bahwa pemberontakan anda mampu membuat anda menjadi seorang entrepreneur sukses.

5. Siap untuk Membuat Sesuatu Menjadi Lebih Baik

Anda selalu melihat bahwa diri anda mampu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda selalu ingin memberikan pendapat anda kepada orang lain untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

6. Masa Muda Anda Penuh Intimidasi

Anda mungkin sering dikritik dan bahkan diintimidasi saat anda masih kecil atau remaja. Mungkin inilah waktu bagi anda bahwa anda mampu berbuat lebih dari apa yang mereka katakan dan menunjukan kekuatan anda yang sebenarnya.

7. Obsesif

Anda adalah orang yang obsesif karena anda sulit untuk melepaskan sesuatu yang telah anda mulai. Jangan biarkan orang lain meyakinkan anda bahwa ini adalah sebuah kegagalan yang akan membuat hidup anda menderita. Semua entrepreneur sukses selalu ketagihan dan tenggelam dalam sesuatu yang telah mereka mulai. Howard Schultz sangat obsesif dengan Starbucks yang dia mulai, walaupun semua keluarganya menentang dia untuk mengembangkan Starbucks.

8. Takut untuk Bertindak Sendirian

Jiwa entrepreneur di dalam diri anda takut untuk keluar dan menunjukan dirinya jika anda tidak berani untuk memulainya. Anda mungkin takut untuk mengambil resiko untuk menjadi entrepreneur karena terlalu beresiko. Jika anda takut, maka tidak dapat menunjukan sisi entrepreneur anda, dan justru akan mematikan jiwa tersebut. Anda pun baru akan menyesal dikemudian hari karena ketakutan ini.

9. Dihantui dengan Mimpi Anda

Anda mempunyai ide namun anda takut untuk melakukan. Perlu diketahui bahwa ide tersebut tidak akan pernah hilang, dan akan menghantui anda. Bahkan bisa saja ide tersebut mengganggu fokus anda dalam pekerjaan anda. Anda tinggal memilih, mewujudkannya atau malah mematikan ide tersebut.

10. Tidak Suka Sesuatu yang Biasa

Anda tidak suka dengan hal yang biasa saja. Anda tidak suka menjadi orang normal. Entrepreneur sukses diluar sana adalah orang-orang yang tidak suka menjadi orang normal, karena mereka memilih untuk mengorbankan seluruh hidupnya untuk mewujudkan ide gila mereka.

Adakah tanda-tanda tersebut dalam diri Anda?
sumber : hot.yukbisnis.com
[Continue reading...]

Saturday, June 8, 2013

Tips Mengelola Keuangan Bagi Entrepreneur

- 0 comments


Menjalani bisnis agar menuju kesuksesan membutuhkan lebih dari ide yang brilian. Jika Anda memiliki ide brilian namun di tengah perjalanan bisnis, Anda tidak dapat mengelola keuangan Anda, maka Anda akan bangkrut. Anda membutuhkan keahlian dalam mengelola keuangan untuk menuju kesuksesan.
Untuk membantu Anda, Tope Ganiyah Fajingbesi, penulis buku “What Color is Your Money? Your Personalized Roadmap to Business Success” memberikan lima tips untuk pemilik bisnis dalam mengelola keuangannya:
1. Pahami Hubungan Anda Dengan Uang Anda
Sebaiknya Anda menganalisa bagaimana perilaku dan karakter Anda untuk mengerti apa kelebihan dan kelemahan Anda ketika mengelola keuangan. Tope mengatakan bahwa ia melihat banyak orang kaya yang semakin kaya dengan bersikap sederhana. Kebalikannya, banyak orang miskin yang semakin miskin karena ia bersikap layaknya orang kaya. Anda harus mengerti bagaimana memaksimalkan kelebihan Anda dan bagaimana mengatasi kekurangan Anda.
2. Pahami Bagaimana Pasangan Anda Mengelola Uang
Anda harus memperhatikan hal ini. Hubungan Anda dengan pasangan hidup Anda mempunyai pengaruh besar dengan keadaan finansial Anda, baik sukses maupun berantakan. Jika ia mengelola uang dengan baik, pelajarilah ilmunya. Jika ia tidak baik dalam mengelola uang, maka ajarilah cara yang benar. Maka dari itu tidaklah heran jika uang adalah salah satu penyebab konflik dalam sebuah hubungan.
3. Mempunyai Tujuan Yang Jelas
Anda tidak mungkin masuk ke dalam mobil tanpa tujuan ingin pergi ke mana. Anda juga tidak mungkin pergi ke tempat yang Anda tidak familiar tanpa mengetahui petunjuk menuju tempat tersebut. Anda pun harus seperti itu dalam berbisnis. Anda harus mengetahui ke mana uang Anda akan menuju. Alokasikan dana-dana Anda dengan tepat sesuai anggaran yang telah ditentukan.
4. Jangan Salah Cara Berhemat
Ketika keuangan bisnis Anda mulai menipis, Anda tetap harus mengeluarkan uang demi operasional bisnis Anda. Kemudian terbesit pikiran bahwa dengan membeli eceran akan dapat menekan pengeluaran operasional Anda. Pemikiran tersebut salah! Dengan membeli eceran, maka harga yang harus Anda keluarkan semakin bertambah. Pikirkan selisih harga yang dapat Anda kurangi dengan membeli secara grosir. Hindari juga pembelian secara impulsif yang dapat merusak neraca bisnis Anda.
5. Selalu Menghargai Diri Anda
Anda sudah bekerja dengan keras, jadi Anda patut mendapatkan apa yang perlu Anda dapatkan. Bukan berarti Anda harus selalu bersenang-senang. Dengan menabung, maka Anda menghargai diri Anda. Dengan menabung, maka Anda dapat menyeimbangkan pengeluaran pribadi Anda dengan rencana masa depan Anda. Tabungan ini juga berguna sebagai dana darurat jika sewaktu-waktu bisnis Anda membutuhkan suntikan dana segar untuk kembali beroperasi.

sumber : the-marketers.com
[Continue reading...]

Friday, June 7, 2013

7 Jenis Entrepreneur Kecil Dan Menengah. Yang Manakah Anda?

- 0 comments

Setiap Entrepreneur pasti memiliki caranya masing-masing dalam mengelola bisnisnya. Tidak semua orang memiliki kesamaan, bahkan banyak yang bertolak belakang.
Kita semua tahu bahwa seorang Entrepreneur bisnis kecil hingga menengah adalah seorang pemimpin dan seorang pengambil risiko. Ada sebuah riset dari Deluxe Corporation, sebuah perusahaan marketing, ditemukan bahwa para pemilik bisnis kecil sampai menengah memiliki beberapa perbedaan yang membuat mereka mempunyai ciri khas masing-masing, termasuk kemampuan untuk memimpin dan menginspirasi orang lain.
Dikutip dari Business News Daily (17/5), riset ini kemudian mengidentifikasi para Entrepreneur bisnis kecil hingga menengah menjadi tujuh klasifikasi:
1. Bekerja Sepenuh Hati
Tipe ini adalah untuk mereka yang bekerja hanya dengan satu alasan: mereka bekerja hanya untuk passion mereka dan mereka ingin membagi apa yang ia rasakan dengan orang lain
2. Tahap Kedua Dalam Karirnya
Tipe ini mengklasifikasikan kepada orang-orang yang baru berhenti bekerja untuk mengambil risiko dalam berbisnis sendiri
3. Penuh Percaya Diri
Ini adalah tipe Entrepreneur yang berani mengambil risiko dan penuh percaya diri dalam bisnisnya. Mereka menikmati jalan hidup yang dipilihnya dan sangat berhasrat dalam hidup yang dijalaninya.
4. Yakin Dengan Pilihannya
Tipe Entrepreneur ini adalah tipe mereka yang berbisnis untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Biasanya mereka mengontrol jadwal hingga segala macam perhitungan mereka sendiri. Riset ini menunjukkan bahwa wanita adalah jenis kelamin yang lebih banyak berada di klasifikasi ini dibandingkan pria.
5. Perusahaan Keluarga
Entrepreneur yang berada di klasifikasi ini adalah tipe penganut tradisi. Biasanya mereka mewarisi bisnisnya kepada keluarga agar usahanya semakin berkembang dan keluarganya semakin sejahtera.
6. Si Pandai Menganalisa Peluang
Para Entrepreneur di sini adalah mereka yang memulai bisnisnya dengan melihat visi dan kesempatan dan mereka ingin menguasai pasar tersebut. Riset ini mengatakan bahwa pria memiliki lebih banyak persentase dibandingkan wanita dalam klasifikasi ini, karena pria percaya bahwa mereka dapat melakukan bisnis ini lebih baik daripada kompetitornya dan yang paling penting, pria lebih menginginkan memiliki bisnis mereka sendiri.
7. Si Tidak Ingin Bekerja Dengan Orang Lain
Tipe Entprepreneur dalam klasifikasi ini adalah mereka yang memiliki banyak pengalaman dalam pekerjaan profesional tetapi mereka meninggalkan perusahaannya hanya karena satu alasan: mereka ingin menjadi bos. Lebih dari setengah responden riset ini mengatakan bahwa mereka selalu ingin bekerja untuk diri mereka sendiri dan tidak ingin berada di bawah pengaruh orang lain.
Dari ke tujuh klasifikasi Entrepreneur bisnis kecil hingga menengah, termasuk dalam klasifikasi yang manakah Anda? Berikan jawaban Anda pada kolom di bawah ini.
sumber : http://the-marketeers.com/
[Continue reading...]
 
Copyright © . Blog | List Bisnis Indonesia - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger